Kamis, 20 Januari 2011

Cara setting IP Static dan Ip Dinamic

Cara setting IP Static dan Ip Dinamic,- Dengan menggunakan alamat IP statis adalah hal yang baik untuk anda terapkan karena untuk memungkinkan anda mengatur komputer-komputer anda agar lebih mudah yaitu dengan menetapkan masing masing komputer dengan alamat IP dari DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).

Disini menggunakan cara sederhana agar setiap anda melakukan boot setiap komputer yang menggunakan DHCP tidak selalu melakukan pengaturan kembali alamat IP karena pada dasarnya jika anda menetapkan alamat IP pada Windows adalah proses yang sama.


Berikut Lankah-langkanya berdasarkan IP Dinamic dan IP Static:


* IP Dinamic merupakan ip yg tidak tetap

Untuk konfigurasi ini membutuhkan DHCP server sebagai pemberi ip kepada setiap mesin komputer.

Cara Setting TCP/IP Dinamic
  1. Click Start, Control Panel
  2. Double-Click Icon Network Connection
  3. CIick-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties
  4. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotakdialog Local Area Connection, sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol
  5. Click opstain an IP adrees automatically
  6. Click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties.
  7. Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
  8. Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click OK
  9. Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda.


* IP Static

IP Static adalah ip yang dapat disetting sendiri sehingga alamatnya tetap atau tidak berubah- ubah.

Cara Setting TCP/IP Static

  1. Click Start, Control Panel
  2. Double-Click Icon Network Connection
  3. CIick-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties
  4. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotakdialog Local Area Connection, sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol
  5. Click use the following IP Address , Masukkan alamat IP. Misal alamat IP computer 1 adalah 192.168.1.1 dan komputer 2 adalah 192.168.1.2 dst, dengan subnet mask 255.255.255.0
  6. Setelah setting TCP/IP ini telah dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties.
  7. Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
  8. Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click OK
  9. Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda. 10.
  10. Lakukan test ping koneksi dengan computer sebelah (computer dengan ip address 192.168.1.2, 192.168.1.3, dsb), dengan mengetik pada command prompt: ping 192.168.1.2, jika sudah terhubung maka akan mendapat pesan reply

* Cara melihat IP
  • Masuk ke command prompt caranya : start -> pilih run –> lalu ketik “cmd” tanpa tanda petik, lalu ketik ipconfig –all lalu liat ip addressnya
  • Double klik pada gambar icon "monitor 2 buah" terletak di pojok kanan bawah, disamping jam digital computer -> lalu pilih pilih support

* Cara mengetahui jika jaringan sudah terkoneksi dengan yang lainnya

  • Ping ke ip computer lain caranya masuk ke command prompt caranya : start -> pilih run –lalu ketik “cmd” tanpa tanda petik lalu ketik ping ip address komputer lain cth: ping 192.168.0.1. jika reply berarti computer telah terkoneksi ke jaringan.


* Berikut keterangan yang berhubungan dengan artikel diatas


1. Apa itu ip dan fungsinya?
  • Ip address adalah alamat computer agar kita dapat berkomunikasi dengan computer lain seperti : sharing data, sharing printer, dan chating via LAN
2. Apa itu subnet mask dan fungsinya?

  • Subnet mask adalah biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network id dengan host id
  • Fungsinya :
  1. Untuk membedakan antara network id dengan host id
  2. Membatasi koneksi jumlah komputer.
3. Apa itu gateway dan fungsinya?

  • Gateway adalah jalur atau jembatan yang dapat menghubungkan beberapa komputer local dan koneksi ke jaringan internet
  • Berfungsi sebagai penghubung antar beberapa komputer dan dengan jaringan internet.
4. Apa itu dns dan fungsinya?
  • Dns adalah domain name system (dns) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer di jaringan yang mengunakan tcp/ip (transmission control protocol/internet protocol).
  • Fungsinya adalah menerjemahkan nama komputer ke ip address (memetakan nama komputer menjadi ip address).
Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Silahkan Memasukkan TAHUN, BULAN dan TGL LAHIR Anda untuk mengetahui Zodiak Dan Shio Anda

Tahun
Bulan
Tanggal
Zodiak:
Shio:

This script by
WEB AGUNG